= Tipe dan Bentuk Kelakukan PNS =
October 17, 2009
Tipe 1
Ini adalah jenis terbaik yang berhasil diidentifikasikan untuk golongan pelayan masyarakat. Mereka bekerja dengan ikhlas atas dasar pengabdian dan selalu bersyukur dengan apa yag telah didapat. Tipe ini biasanya bersih. Tidak menerima yang bukan haknya baik dari dalam (instansi tempat dia bekerja) maupun dari luar (pihak-pihak yang berhubungan dengan pelayanan yang dia berikan). Mereka merasa pekerjaan yang mereka lakukan telah mendapat imbalan yang sesuai dari pemerintah yang dalam hal ini adalah perpanjangan tangan dari rakyat, sehingga gaji yang diberikan itu berasal dari rakyat, so mereka harus memberikan yang terbaik bagi rakyat yang telah menggaji mereka.
Tipe 2
PNS tipe ini dikategorikan sebagai orang yang bersih di “luar”, tapi besar toleransi di dalam. Artinya gimana itu ya? Dalam dunia pemerintahan dikenal istilah anggaran berbasis kinerja, sayangnya saat ini masih disalahartikan kinerja tersebut. Kinerja yang baik adalah kinerja yang mampu memberikan pelayanan maksimal kepada publik (pelayanan prima). Untuk pelayanan yang diberikan itu diberikan anggaran dengan batas pagu tertentu. Dengan demikian, dapat “disimpulkan” bahwa kinerja yang baik adalah kinerja yang mampu menghabiskan banyak anggaran. Daripada anggaran yang sudah diberikan dikembalikan lagi, mending dihabisin aja. Sukur-sukur bisa masuk kantong. Kan gak masalah juga, justru kalo anggaran dikembalikan bakal dipotong buat tahun depan, kan jadinya gak bisa melaksanakan public serving maksimal….dll, dst, dsb… alesan…
Tipe 3
Tipe ini dikenal sebagai orang yang cari muka di dalam lingkungan kantor. Seolah-olah bersih hanya menerima yang menjadi haknya, tapi dalam kaitan di luar suka ngobyek (bisa diartikan dengan segala macam modus operandinya). Tujuannya bisa bermacam-macam, bisa untuk mencari simpati atasan, mempertahankan jabatan. Atau bertujuan untuk mendapatkan posisi yang strategis dalam pekerjaan.
No comment, cuman dirinya sendiri yang tau..
Tipe 4
Tipe ini dikenal “baik hati”, mau membantu kantornya menghabiskan anggaran dalam artian mau mengambil dari dalam lingkungan kerja sendiri, juga mau “membantu” orang lain yang membutuhkan bantuan mendapatkan pelayanan public dari instansi tempat dia bekerja. Dengan imbalan nominal tertentu lah.. gak ada yang gratis oiy.. yah, mungkin perlu uang banyak..
Tipe 5
Waduh, kalo udah ada tipe 4 ternyata masih ada yang lebih parah ya?
Ternyata masih ada lo… Tipe 5 ini sama kayak tipe 4 cuman ditambah lagi dikit aja kok. Kalo tipe 4 tadi mau ngambil baik dari dalam maupun dari luar, tipe 5 dikenal sebagai seorang yan sudah punya posisi alias pejabat yang mau bantu menghabiskan anggaran dengan memberikan tempat bagi kucuran dana di kantongnya sendiri, dan mau membantu orang lain yang membutuhkan public service dengan menyodorkan kantongnya sebagai “kotak amal”, ditambah dengan menarik upeti dari bawahan yang juga melakukan praktik yang sama. Wooow….
Tipe 6
Tipe ini sama persis dengan tipe 5, tapi dengan posisi yang masih sebagai bawahan, alias udah boongin teman, masyarakat, dan juga atasan.. memang kalo udah bakat susah sih…
So setelah melihat tipe-tipe diatas silahkan nilai dirimu sendiri masuk tipe berapa? Selamat mencoba…
He3.. “diambil dari survey pribadi”, penulis tidak bertanggung jawab atas penggunaan data ini untuk segala kepentingan. Kayak apa aja ya… he3..
Pokoke piss men….^_^V